Kerugian Ekonomi Nasional Akibat Pandemi Capai Rp1 356 Triliun

Pemerintah kini berjuang keras agar pada kuartal III, ekonomi Indonesia tidak kontraksi sehingga terhindar dari resesi. Berbagai kebijakan digelontorkan mulai dari pemberian bantuan tunai kepada masyarakat tidak mampu, korban PHK, bantuan tunai untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta, hingga berbagai stimulus fiskal yang bertujuan menggerakkan lagi roda dunia usaha. Dengan banyaknya instansi penyelenggara layanan publik yang membatasi layanan, menginisiasi layanan online bahkan sampai meniadakan pelayanan sementara, menjadi satu fenomena yang harus dilakukan. Pembatasan pelayanan publik ini mulai dilakukan oleh pemerintah sejak pertengahan bulan Maret 2020 ini, dimulai dengan meliburkan anak sekolah dengan meminta untuk belajar di rumah dan kemudian menghimbau kepada pegawai-pegawai untuk melakukanWork From Home . Dalam konteks ini kurangnya akses untuk olahraga rutin dapat mengakibatkan masalah pada sistem kekebalan tubuh, kesehatan fisik, termasuk memperburuk penyakit yang sudah ada dan berakar pada gaya hidup minim aktivitas fisik. Selain itu, kurangnya waktu berolahraga dan beraktivitas fisik juga dapat berimbas pada kesehatan mental sehingga orang menjadi stres atau mengalami kecemasan karena menjalani isolasi dari kehidupan sosial yang normal.

Cara-cara yang banyak digunakan tentunya penggunaan cara-cara daring atau online. Walaupun kita di period informasi dan digital ini sudah cukup terbiasa dengan komunikasi secara daring ini, tetap saja, sebagai makhluk soial, tetap ada tuntutan untuk bertemu dan berinteraksi secara langsung dalam jarak yang cukup dekat. Terjadinya pembatasan berupa bodily distancing ini tentunya memberikan dampak berupa permasalahan sosial tersendiri.

Stimulus ini diberikan kepada perbankan dan non perbankan untuk melakukan fleksibilitas dalam perhitungan mengatasi kenaikan kredit macet, bukan hanya berlaku di industri perbaankan tetapi juga pada industri pembiyaan atau multifinance. Dalam restrukturisasi pengusaja bisa dikategorikan dalam kategori lancer untuk perhitungan kolektibilitas. Sistem perekonomian Indonesia memiiki ketergantungan sangat kuat terhadap perekonomian China baik dari sisi impor maupun ekspor. Walaupun Indonesia juga memiliki hubungan dagang dengan Negara lain, namun proporsinya hanya kecil dan tidak begitu signifikan baik dalam volume ataupun nilai. Oleh sebab itu China memiliki peran yang sangat dominan dalam sistem perdagangan Indonesia.

Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, pandemi dituntut untuk menggenjot penggunaan teknologi, namun disisi lain kesejahteraan ekonomi kalangan akar rumput masih menjadi tugas pemerintah. Lebih jauh OECD mengatakan bahwa perkembangan ekonomi akan bergantung pada faktor-faktor seperti gelombang infeksi baru, langkah-langkah pembatasan, penyebaran vaksin, dan efek dari langkah-langkah kebijakan fiskal dan moneter selanjutnya. Hanya ekonomi Cina yang diperkirakan akan melihat pertumbuhan positif tahun ini, dengan analis sekarang memperkirakan pertumbuhan 1,eight persen, lebih baik dari perkiraan sebelumnya minus 2,6 persen. AS, ekonomi terbesar dunia, akan melihat pertumbuhan negatif minus 3,8 persen, lebih baik dari perkiraan sebelumnya, minus 7,3 persen. “Prospek ekonomi tetap sangat tidak pasti, dengan pandemi COVID-19 terus memberikan dampak besar pada ekonomi dan masyarakat,” OECD menekankan.

Sebagian bahan baku untuk industri di Indonesia sendiri masih dipasok dari China yang mengalami kendala produksi akibat karantina di sejumlah daerah untuk membendung pandemi Covid- 19. Ekonomi world tidak akan menyusut seburuk yang sebelumnya diperkirakan akibat pandemi corona, kata OECD. Kebijakan fiskal dan moneter telah membantu menghindari skenario terburuk, tapi pemulihan perlu waktu lebih lama. Banyak musisi di Zimbabwe kesulitan mendapatkan penghasilan sejak pandemi virus corona memicu pemerintah melarang konser dan hiburan lain untuk mencegah penyebaran virus. Visi Teliti Saksama merupakan pusat kajian dan publikasi multiplatform dari berbagai isu ekonomi, politik, sosial, hukum, dan lingkungan hidup yang berdiri three tahun lalu.

Akibat dari Pandemi

Selain itu, negara berkembang yang memiliki kecenderungan bergantung pada pendanaan dengan Dolar Amerika Serikat akan meningkatkan risiko lebih tinggi akibat depresiasi mata uang. Siapa saja yang memasuki Jerman dari daerah berisiko tinggi wajib tes virus corona sejak 8 Agustus, sesuai dengan perintah menteri kesehatan Jens Spahn. Sekarang, banyak negara tergolong sebagai daerah berisiko, termasuk Amerika Serikat dan Brasil.

Ajang olahraga internasional, Olimpiade dan Paralimpiade tahun ini mundur dan akan dihelat pada 2021. Untuk mengontrol perilaku tersebut, kita harus berusaha untuk tetap berpikir rasional walaupun sulit dilakukan di saat seperti ini. Dalam situasi seperti ini, kita dapat menggunakan metode Cognitive Behavioural Therapy untuk menghindari pengambilan keputusan yang didasarkan pada emosi sesaat dan tindakan Agen Bola Online yang terburu-terburu (Norberg & Rucker, 2020). Metode ini dapat membantu kita untuk meningkatkan kemampuan mengatur emosi, membantu kita untuk tidak terjebak dalam pemikiran yang salah, dan mengembangkan kemampuan kita dalam memecahkan suatu masalah (Beck, 2011 & Benjamin, dkk 2011). Metode CBT bisa membantu kita untuk mengurangi kecemasan serta rasa takut yang timbul karena adanya pandemi COVID-19 ini.