Wujud Perilaku Positif Terhadap Perjuangan Para Pahlawan

Rekomendasi dari pemerintah daerah dan surat pengantar dari Dinas Sosial Provinsi . Tokoh Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif tampil sebagai salah satu penanggap pada Seminar Nasional “Politik Bermartabat, Kajian tentang Perjuangan dan Pengabdian IJ Kasimo” di Hotel Santika Premiere, Yogyakarta, Jumat (8/10). Seminar yang dimoderatori J Kristiadi tersebut turut menghadirkan staf pengajar Jurusan Sejarah UGM Bambang Purwanto, dosen Sejarah Gereja Hasto Rosariyanto, sejarawan Anhar Gonggong, serta pemimpin redaksi Majalah Prisma Daniel Dhakidae.

Pendapat ini mendapat dukungan penuh dari sidang, dan disepakati segera dilaksanakan . Sidang inilah yang menjadi dasar dibentuknya organisasi dakwah dewan Wali Songo. Syarif Abdurrakhman yang diusir ayahnya dari Bagdad melakukan perjalanan menuju Cirebon sesuai dengan saran gurunya, Syekh Juned.

Semoga dengan sikap patriotisme dalam kehidupan sehari-hari tersebut, masyarakat Indonesia semakin memahami dan menyadari pentingnya persatuan bangsa. Dengan begitu, semboyan ‘Bhinneka Tunggal Ika’ tidak hanya sekedar kata-kata belaka, namun juga diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Meneladani sikap pahlawan tidak harus dengan terjun ke medan perang dan angkat senjata. Saat ini tantangan yang kita hadapi cukup besar, mengingat semua informasi dari luar bisa kita peroleh dengan mudah berkat kemajuan teknologi. Maka dari itulah kita hendaknya memilah-milah informasi dalam menyebarkannya untuk menjaga persatuan dan kerukunan. Pertama-tama, kebajikan yang perlu ditumbuhkan dan dijadikan kebiasaan dalam kehidupan berbangsa ialah kemampuan memperlakukan warga-warga lain dalam masyarakat secara setara.

Menjadi seorang pejuang dalam kehidupan

Untuk menjadi pemimpin yang efektif, Anda harus memiliki karakter pemimpin yang cukup percaya diri untuk memastikan bahwa orang lain atau karyawan Anda mengikuti perintah Anda. Jika Anda tidak yakin tentang keputusan dan kualitas Anda sendiri, maka bawahan Anda tidak akan pernah mengikuti Anda. Sebagai pemimpin harus memiliki karakter pemimpin yang teguh akan pendirian, dan tidak mudah terpengaruh oleh perkataan orang lain.

Ia memimpin pasukan sendiri untuk memberikan tekanan terhadap Belanda di Makassar dan sekitarnya. Bote, begitu panggilan akrabnya, memang dibesarkan di lingkungan keluarga yang religius. Kitab suci selalu menjadi pegangan hidup anak ke-4 dari 11 bersaudara pasangan Petrus Monginsidi dan Lina Suawa ini.

Persiapan diri yang kulakukan melibatkan keputusan dan tindakan yang harapannya bisa memperbaiki diri serta membantuku berdamai dengan diri dan kehidupan aku, terlepas dari suka-duka yang dialami. Semua keputusan dan tindakan itu bisa dilakukan berkat kemudahan yang aku miliki sebagai seorang nasabah Jenius BTPN. Meski merupakan putri bangsawan, namun sejak kecil Nyi Ageng Serang dikenal dekat dengan rakyat.